|
Semarang (PD),
Tim silat Perisai Diri SMP Negeri 10 Semarang menjadi juara umum Kejuaraan Pencak Silat Piala Rektor IAIN Walisongo Semarang yang berakhir pada Jumat malam (26/6/2009) dengan mengumpulkan 6 medali emas, 1 perak, dan 4 perunggu. Sementara untuk tingkat SMA juara umum disabet oleh SMA Negeri Mejobo Kudus dengan meraih 5 medali emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Kejuaraan yang diikuti oleh 576 pesilat (52 SMP dan 53 SMA/SMK) se-Jawa Tengah di Aula Kampus III IAIN Walisongo.
SMP Negeri 10 Semarang telah beberapa kali menjadi juara umum dalam setiap kejuaraan silat. Pada tahun 2008 tim silat Mas Nur Faqih dan Mas Ari Nuryanto ini menjuarai kejuaraan pencak silat Piala SMP 15. Tim ini kembali menjadi juara pada turnamen yang sama pada tahun 2009. Sementara pada Kejurda Silat Perisai Diri se-Jateng dan DIY tahun 2008 tim ini juga menyabet gelar juara umum.
Selain juara umum, pesilat putri SMP Negeri 10 juga dinobatkan menjadi pesilat terbaik putri atas nama Bella Rihandita Adella yang meraih emas pada kelas H putri (51-53 kg). Sementara pesilat terbaik putra digenggam oleh Jadwal Sujadi dari SMP Hasanuddin Semarang. Di bagian SMA pesilat terbaik putri disandang oleh Dyah Mulyan dari SMA Negeri Mejobo Kudus, dan pesilat terbaik putra direbut Widodo dari SMA Negeri 5 Solo.
Sebenarnya banyak pesilat PD yang akhirnya harus berlaga antar-saudara seperguruan di babak semifinal.Sebagai contoh adalah Meno dari SMP Negeri 10 Semarang melawan Putu Raga dari SMP 21 Semarang. Raga menang dan akhirnya mendapatkan emas di final. Secara keseluruhan para pesilat PD yang berasal dari beberapa SMP dan SMA di Semarang, Demak, dan Kendal itu menyabet 10 medali emas, beberapa perak, dan beberapa perunggu.
SMP Negeri 10 Semarang mendapatkan emas melalui nomor laga. Mereka yang membawa pulang emas itu adalah Feri Haryanto (E putra), Joko Nugroho (B), Bella (H putri), Aulia (F), Nurul Rachyani (C).
"Persaingan pesilat remaja saat ini makin ketat. Banyak bibit-bibit baru bermunculan. Para pesilat dari Kudus, misalnya, ternyata telah mempersiapkan diri untuk turnamen ini cukup lama. Mereka banyak mendulang emas dari nomor seni," kata Nur Faqih, ofisial dari SMP Negeri 10.
Ada tiga perguruan silat yang mendominasi dalam pertandingan ini. Mereka adalah perguruan Perisai Diri, Setia Hate Terate, dan Garuda Nusantara (Kudus). Para pesilat dari Perisai Diri mendominasi pertandingan nomor pertarungan bebas, sementara Garuda Nusantara lebih berjaya di nomor seni.
Mas Suroto SU, dosen Universitas Diponegoro yang berusaha mengembangkan olahraga silat di beberapa SD dan SMP di Semarang mengaku cukup senang para anak didiknya bisa tampil dalam kejuaraan yang besar itu.
"Mereka banyak yang pemula, tetapi sudah tidak grogi untuk menampilkan kemampuannya yang masih sedikit itu. Mereka bisa bermain lepas. Ada yang bisa mendapatkan medali, ada pula yang belum berhasil. Tapi itu merupakan bekal bagi mereka untuk melangkah terus mencintai beladiri silat," katanya.. (***)
Hasil lengkap:
Tingkat SMP
Juara Umum I SMP Negeri 10 Semarang 6 emas 1 perak 4 perunggu
Juara Umum II SMP Negeri 2 Dawe, Kudus 5 emas 2 perak 3 perunggu
Juara Umum III SMP Negeri 1 Bae, Kudus 4 emas 4 perak 1 perunggu
Tingkat SMA
Juara Umum I SMA Mejobo Kudus 5 emas 2 perak 3 perunggu
Juara Umum II SMA Taman Siswa Kudus 3 emas
Juara Umum III SMA Negeri 5 Solo 2 emas 2 perak 2 perunggu
|